Panglima Kosekhanudnas III Rapat Koordinasi Kebakaran Hutan dan Lahan



DikoNews7 | Medan - Panglima Kosekhanudnas III, Marsekal Pertama TNI Djohn Amarul, S. AB., mengikuti rapat Koordinasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah provinsi Sumatera Utara yang digelar oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi diAula Raja Inal Siregar Lantai II Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Jumat (20/9/2019).

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menyatakan sepanjang bulan September 2019 tercatat sedikitnya ada 83 hotspot atau titik panas tersebar di 19 kabupaten/kota di wilayah Sumatera Utara.   

Dalam tiga hari terakhir ini masih tersisa 8 hotspot lagi yang tersebar di Kabupaten Asahan, Dairi, Humbanghasundutan (Humbahas), Labuhanbatu, Padanglawas Utara (Paluta) dan Tapanuli Tengah (Tapteng). 

Diantara daerah tersebut, kota Dairi dan Labuhanbatu Selatan (Labusel) yang paling parah terpapar asap. Untuk itu segera siapkan masker untuk rakyat khususnya di wilayah Labusel yang asap sudah mulai tebal.

Kabut asap yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan sangat merugikan bagi kita, terutama dalam hal kesehatan. Dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Provinsi lain mulai berdampak di sejumlah wilayah Sumatera Utara. 

Dengan meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan dan terdampaknya beberapa daerah di wilayah provinsi Sumatera Utara akibat asap kiriman dari provinsi lain ini.   

Untuk mengantisipasi agar Karhutla tidak terjadi di wilayah Sumut, Gubernur Sumut menegaskan kepada pihak Pemprov Sumut bersama aparat kepolisian sepakat akan mencabut izin perusahaan yang menyebabkan terjadinya kebakaran tersebut.

Hadir dalam rapat koordinasi tersebut Pangdam I/BB Mayjen TNI Muhammad Sabrar Fadhilah, Kapolda Sumut yang diwakili Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SIK. M.Hum, Danlantamal I Belawan Laksma TNI Abdul Rasyid Kacong serta Danlanud Soewondo Kolonel Pnb Meka Yudanto, S.Sos., M.A.P., unsur Forkopimda Sumut dan undangan lainnya.

Reporter : Asen
Editor : Sapta 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel