Bobby Nasution Beri Waktu Sebulan Seluruh Camat Selesaikan Permasalahan di Kewilayahan
Jumat, 12 Mei 2023
DikoNews7 -
Guna mengatasi setiap permasalahan yang ada di seluruh kewilayahan, termasuk dalam mewujudkan lima program prioritas Pemko Medan, Wali Kota Medan Bobby Nasution memimpin Rapat Kerja Tingkat Kecamatan di Cafe Interlokal Jalan Teuku Cik Ditiro, Medan, Kamis (11/5).
Dalam rapat tersebut, menantu Presiden Joko Widodo ini minta kepada para camat untuk menyampaikan apa permasalahan yang dialami guna diatasi.
Selain para camat yang mengikuti
rapat secara langsung, asisten dan para pimpinan perangkat juga
mengikuti rapat ini melalui zoom meeting.
Diharapkan melalui rapat ini,
Bobby Nasution berharap segala permasalahan yang ada di setiap wilayah
dapat segera teratasi sehingga seluruh program yang diinisiasi Pemko
Medan dapat berjalan dengan lancar guna terwujudnya Medan Berkah, Maju
dan Kondusif
"Silahkan sampaikan apa yang menjadi persoalan di wilayahnya masing-masing, baik itu tugas dari kecamatan, dinas terkait maupun tugas dari Pemerintah Pusat maupun terkait lima program prioritas agar dapat kita diskusikan bersama untuk segera diselesaikan," kata Bobby Nasution.
Selanjutnya, satu persatu camat menyampaikan permasalahan pembangunan yang ada di wilayahnya masing-masing. Mulai terkait program prioritas maupun program - program pembangunan lainnya. Namun permasalahan terbanyak yang disampaikan para camat dalam rapat tersebut terkait persoalan banjir.
Seperti yang disampaikan Camat Medan Amplas Andrew Fransiska Ayu. Dikatakannya, permasalahan yang ada di wilayahnya adalah banjir, salah satunya di Jalan Bajak III, Kelurahan Harjosari II yang tak kunjung teratasi.
Oleh karenanya Fransiska minta
agar Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK)
Kota Medan dapat membantu mereka untuk mengatasi persoalan banjir
tersebut.
Begitu juga yang disampaikan Camat Medan Kota Raja Ian Andos Lubis, ia mengatakan banjir merupakan persoalan utama yang dihadapi. Banjir yang kerap terjadi di kawasan Medan Mall, salah satu contoh yang disampaikannya.
Diungkapkannya, setiap hujan deras turun, ketinggian air
di kawasan itu mencapai lutut orang dewasa.
“Sebagai salah satu upaya mengatasinya, kami telah berkoordinasi dengan Dinas SDABMBK untuk melakukan crossing,” ungkap Raja.
“Selain persoalan
banjir, kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota
Medan untuk melakukan pemindahan TPS Teladan,” imbuhnya.
Kemudian, Camat Medan Belawan Subhan Fajri Harahap dalam rapat tersebut, menyampaikan ada oknum beberapa waktu lalu yang berusaha dengan sengaja merusak lampu di Jembatan Titi Dua Sicanang.
Subhan menduga,
pengerusakan itu dilakukan karena snag oknum ingin mengambil baut yang
ada di jembatan tersebut.
“Aksi oknum tersebut sangat meresahkan
masyarakat, sebab jembatan itu merupakan satu-satunya akses menuju ke
Sicanang,” ungkap Subhan.
Selain itu, Subhan juga minta agar di Jalan Kelapa Kelurahan Sicanang dibangun drainase dengan menggunakan u-ditch untuk mengurangi genangan teerjadi akibat curah hujan maupun banjir rob.
"Saya juga ingin menyampaikan
ucapan terima kasih dari seluruh warga kepada Pak Wali Kota dan
Kementerian PUPR karena telah membangun tanggul untuk mengatasi banjir
rob. Sebab, masyarakat kini telah merasakan manfaat dari pembangunan
tanggul tersebut," paparnya.
Usai mendengarkan semua permasalahan di setiap kewilayahan, Bobby Nasution selanjutnya memberikan waktu sebulan untuk mengatasi permasalahan yang ada tersebut.
Untuk mendukung penyelesaian masalah yang dilakukan, suami
Ketua TP PKK Kota Medan Ny Kahiyang Ayu minta kepada perangkat derah
terkait segera menindaklanjuti permasalahan yang telah disampaikan para
camat tersebut.
“Untuk permasalahan yang mudah dan cepat diatasi, saya kasih waktu seminggu hingga dua Minggu untuk menyelesaikannya. Sedangkan permasalahan yang rumit, saya beri waktu maksimal sebulan untuk mengatasinya. Sedangkan permasalahan yang belum masuk dalam perencanaan di tahun ini, saya harap segera dianggarkan tahun depan sehingga dapat segera diatasi," tegas Bobby Nasution.
Dalam
rapat tersebut, orang nomor satu di Pemko Medan ini juga berpesan agar
para camat dapat memfungsikan aset yang dimiliki Pemko Medan.
"Buat ide
kreatif untuk aset yang belum dapat digunakan secara masif agar sehingga
tidak digunakan atau diambil alih oleh pihak lain. Pihak kecamatan dan
perangkat daerah dapat secara bergantian mengadakan kegiatan di lokasi
yang merupakan aset milik Pemko Medan tersebut,” pesannya. (*)