Idul Fitri 1446 H Ternoda, Tawuran Antar Pemuda di Tanjung Tiram Pecah
DikoNews7 -
Aksi tawuran antar pemuda dalam beberapa hari terakhir, diduga tawuran yang mengakibatkan kericuhan dan kekerasan fisik.
Berdasarkan informasi, insiden tawuran terjadi di Jl. Rakyat Tanjung Tiram, kecamatan Tanjung Tiram, Batu Bara, Rabu (02/04/2025) malam.
Kurang lebih dari 24 jam tawuran kembali pecah di kawasan yang sama. Aksi kekerasan tawuran melibatkan sekelompok pemuda.
Warga setempat menyayangkan aksi tawuran ini yang terus berulang kali terjadi sehingga meresahkan warga, mengingat Hari Raya Idul Fitri 1446 H seharusnya menjadi waktu untuk mempererat tali persaudaraan, bukan malah terlibat tawuran seperti ini, tutur Z warga setempat.
Z mengatakan, saat aksi tawuran pecah istrinya menerima perlakuan mengejutkan dan merasa ketakutan dengan aksi sekelompok pemuda yang saling lempar botol kaca di depannya.
"Para pemuda yang merasa kehilangan identitas cenderung mencari pelampisan dalam bentuk kekerasan tanpa arah, " ujarnya.
Aksi tawuran ini sering terjadi, kami warga sekitar merasa sangat resah dan kami juga takut rumah kami menjadi imbas amukan mereka, cetus Z.
Selain Z, warga sekitar juga menyebutkan, bahwa tidak ada kerusakan pada rumahnya atas kejadian itu, tetapi pintu rumahnya terus berbunyi seperti kena lemparan aksi tawuran tersebut.
"Tidak ada yang rusak bang, namun pintu terus berbunyi, kami di rumah takut juga steling kami pecah, kesalnya.
Warga berharap aparat keamanan dapat lebih aktif memberantas aksi tawuran yang terjadi dan meresahkan warga agar kejadian serupa tidak terulang, sehingga warga dapat merasa aman dan nyaman.
Sementara itu, Ketua Perisai Nusantara Kecamatan Tanjung Tiram, Efendi meminta pihak Aparat Penegak Hukum (APH) harus memperketat keamanan di lokasi aksi tawuran tersebut, sehingga situasi dan kondisi Kecamatan Tanjung Tiram menjadi kondusif.
Amatan media di lokasi usai tawuran terjadi terlihat serpihan kaca pecah berserakan di badan jalan sehingga dapat mengancam keselamatan pengguna jalan khususnya pejalan kaki.
Reporter : Erwin